-->

Tips Cantik Dan Sehat

Tips cantik dan sehat menyajikan berbagai info kecantikan, kesehatan,dan tentang wanita.

Orang yang Bisa Duduk dalam Keheningan Tanpa Mengambil Ponsel Mereka Punya 8 Kualitas Ini, Menurut Psikologi

Orang yang Bisa Duduk dalam Keheningan Tanpa Mengambil Ponsel Mereka Punya 8 Kualitas Ini, Menurut Psikologi


Tips Cantik dan Sehat -

Di era yang penuh dengan notifikasi tanpa henti, kemampuan untuk duduk diam tanpa menyentuh ponsel terasa seperti keterampilan langka. Banyak orang bahkan tidak sadar betapa otomatisnya gerakan tangan mereka menuju layar setiap kali ada jeda kecil: saat menunggu makanan datang, berada di lift, duduk sendiri di kamar, atau bahkan ketika percakapan berhenti beberapa detik.

Keheningan kini sering dianggap tidak nyaman. Padahal, secara psikologis, kemampuan untuk tetap tenang tanpa distraksi digital menunjukkan sesuatu yang lebih dalam daripada sekadar “tidak kecanduan gadget”.

Orang yang mampu duduk dalam keheningan total tanpa merasa perlu membuka ponsel biasanya memiliki kualitas mental dan emosional tertentu yang kuat. Mereka bukan anti-teknologi. Mereka hanya tidak menggantungkan ketenangan batin pada stimulasi konstan.

Berikut delapan kualitas yang sering dimiliki orang-orang seperti ini menurut psikologi:

1. Mereka Nyaman dengan Diri Sendiri

Banyak orang menggunakan ponsel untuk menghindari perasaan kosong, canggung, atau gelisah saat sendirian. Ketika tidak ada distraksi, pikiran mulai berbicara. Dan tidak semua orang nyaman mendengarnya.

Orang yang bisa duduk diam tanpa membuka ponsel biasanya memiliki hubungan yang cukup sehat dengan diri mereka sendiri. Mereka tidak merasa harus terus-menerus “melarikan diri” dari pikiran pribadi.

Dalam psikologi, kemampuan menikmati kesendirian sering dikaitkan dengan self-awareness dan kestabilan emosional. Mereka mampu menerima emosi tanpa buru-buru menutupinya dengan hiburan instan. Keheningan bagi mereka bukan ancaman. Itu ruang bernapas.

2. Mereka Memiliki Kontrol Diri yang Baik

Ponsel dirancang untuk menarik perhatian. Notifikasi, video pendek, infinite scroll, dan algoritma dibuat agar otak terus mencari dopamin berikutnya.

Karena itu, tidak meraih ponsel ketika bosan sebenarnya adalah bentuk self-control yang cukup besar. Orang-orang ini mampu menunda impuls kecil. Mereka tidak langsung bereaksi terhadap rasa bosan atau ketidaknyamanan. Dalam psikologi perilaku, kemampuan ini berkaitan erat dengan regulasi diri dan disiplin mental. Mereka tidak harus selalu terhibur setiap detik. Dan itu kemampuan yang semakin langka.

3. Mereka Tidak Takut Kehilangan Sesuatu (FOMO Rendah)

Banyak orang membuka ponsel bukan karena ada kebutuhan nyata, tetapi karena takut tertinggal: pesan baru, berita terbaru, update media sosial, atau apa yang dilakukan orang lain. Fenomena ini dikenal sebagai FOMO (Fear of Missing Out).

Sebaliknya, orang yang bisa menikmati keheningan tanpa mengecek layar cenderung memiliki tingkat FOMO lebih rendah. Mereka memahami bahwa tidak semua hal harus diketahui saat itu juga. Mereka tidak hidup dalam mode siaga sosial terus-menerus. Secara emosional, ini menunjukkan rasa aman internal yang lebih tinggi. Mereka tidak menggantungkan rasa relevan pada keterhubungan digital tanpa henti.

4. Mereka Mampu Mengelola Kebosanan dengan Sehat

Kebosanan modern sering langsung “diobati” dengan scrolling. Padahal, psikologi menunjukkan bahwa kebosanan sebenarnya punya fungsi penting. Saat otak tidak dibanjiri stimulasi, kreativitas dan refleksi justru mulai muncul.

Orang yang tahan duduk dalam keheningan biasanya tidak panik ketika merasa bosan. Mereka membiarkan pikiran mengembara secara alami. Ini penting karena banyak ide besar, solusi kreatif, dan pemahaman diri muncul justru dalam momen hening — bukan saat perhatian terus terpecah. Mereka memberi ruang bagi pikiran untuk bernapas.

5. Mereka Memiliki Kecerdasan Emosional yang Lebih Stabil

Keheningan sering memperbesar emosi yang selama ini tertutupi kesibukan. Rasa cemas, sedih, kesepian, atau stres bisa muncul ketika tidak ada distraksi.

Karena itu, orang yang nyaman tanpa ponsel biasanya lebih mampu menghadapi emosi mereka sendiri tanpa harus langsung “mematikan” perasaan tersebut lewat hiburan digital. Ini bukan berarti mereka selalu tenang atau tidak pernah stres. Namun mereka memiliki toleransi emosional yang lebih baik. Dalam banyak studi psikologi, kemampuan untuk tetap hadir bersama emosi tanpa reaksi impulsif adalah bagian penting dari emotional regulation.

6. Mereka Lebih Hadir di Momen Saat Ini

Banyak orang secara fisik hadir, tetapi mentalnya terus berpindah lewat layar. Orang yang tidak otomatis meraih ponsel saat sunyi biasanya memiliki kemampuan presence yang lebih kuat. Mereka bisa benar-benar memperhatikan lingkungan, percakapan, atau bahkan sekadar menikmati suasana tanpa perlu stimulasi tambahan.

Mereka memperhatikan detail kecil: suara angin, ekspresi wajah orang lain, ritme napas sendiri, atau suasana sekitar yang sering terlewat. Kemampuan hadir penuh seperti ini berkaitan erat dengan mindfulness. Dan dalam dunia yang terus memperebutkan perhatian, kemampuan fokus pada momen sekarang menjadi kekuatan mental yang besar.

7. Mereka Tidak Bergantung pada Validasi Eksternal

Sebagian penggunaan ponsel berkaitan dengan kebutuhan sosial: melihat siapa yang menyukai postingan, membalas pesan, mengecek respons orang lain, atau mencari rasa diterima.

Orang yang nyaman dalam keheningan cenderung tidak terlalu bergantung pada validasi eksternal untuk merasa baik tentang diri mereka sendiri. Mereka tidak membutuhkan rangsangan sosial terus-menerus untuk merasa “ada”. Secara psikologis, ini menunjukkan tingkat keamanan identitas yang lebih tinggi. Mereka bisa merasa utuh bahkan ketika tidak sedang terhubung secara digital. Itulah sebabnya mereka tidak panik ketika jauh dari layar beberapa saat.

8. Mereka Memiliki Kehidupan Mental yang Kaya

Orang yang mampu duduk diam tanpa distraksi biasanya memiliki dunia internal yang aktif. Mereka bisa berpikir, merenung, mengamati, membayangkan, atau sekadar menikmati alur pikiran sendiri tanpa merasa harus terus-menerus dihibur.

Bagi sebagian orang, keheningan terasa kosong. Bagi mereka, keheningan terasa penuh. Psikologi menunjukkan bahwa refleksi internal yang sehat membantu seseorang memahami nilai hidup, tujuan, pola perilaku, dan arah emosinya dengan lebih baik. Mereka tidak takut sendirian dengan pikirannya karena di dalam dirinya memang ada sesuatu untuk ditemui.

Kenapa Ini Penting di Zaman Sekarang?

Kemampuan duduk tenang tanpa meraih ponsel mungkin terlihat sederhana. Namun di tengah budaya overstimulation, itu sebenarnya tanda kekuatan psikologis. Kita hidup di masa ketika perhatian menjadi komoditas. Semua aplikasi berlomba merebut fokus manusia selama mungkin. Akibatnya, banyak orang kehilangan kemampuan untuk: diam, menunggu, merenung, atau sekadar hadir tanpa distraksi.

Padahal otak manusia tidak dirancang untuk menerima stimulasi terus-menerus tanpa jeda. Keheningan bukan musuh. Kadang, justru di sanalah pikiran paling jernih muncul.

Penutup

Orang yang bisa duduk dalam keheningan total tanpa meraih ponsel bukan berarti lebih suci, lebih pintar, atau lebih unggul dari orang lain. Namun sering kali mereka memiliki kualitas psikologis tertentu: lebih sadar diri, lebih stabil secara emosional, lebih mampu mengendalikan impuls, dan lebih nyaman dengan keberadaan mereka sendiri.

Di dunia yang semakin bising, kemampuan untuk tenang mungkin menjadi salah satu bentuk kekuatan mental paling penting. Dan mungkin, sesekali, kita semua perlu belajar kembali bagaimana rasanya hanya duduk diam — tanpa layar, tanpa notifikasi, tanpa distraksi — lalu benar-benar hadir dengan diri sendiri.

Orang yang Mandi Malam, Pikirannya Berbeda: 10 Hal Menurut Psikologi

Orang yang Mandi Malam, Pikirannya Berbeda: 10 Hal Menurut Psikologi

Tips Cantik dan Sehat

Di banyak budaya, mandi di pagi hari dianggap sebagai rutinitas ideal untuk memulai hari dengan segar dan penuh energi. Namun, ada juga kelompok orang yang justru lebih nyaman mandi di malam hari sebelum tidur. Bagi sebagian orang, kebiasaan ini sekadar soal kenyamanan atau jadwal, tetapi menurut psikologi, preferensi waktu mandi juga bisa berkaitan dengan pola pikir, ritme biologis, dan cara seseorang mengatur hidupnya.

Tentu saja, ini bukan aturan mutlak—mandi malam tidak otomatis menentukan kepribadian seseorang. Namun, beberapa penelitian psikologi perilaku menunjukkan bahwa kebiasaan kecil sehari-hari sering mencerminkan preferensi mental yang lebih dalam.

Berikut adalah 10 cara berpikir yang sering dimiliki oleh orang yang lebih suka mandi di malam hari dibanding pagi hari:

  • Mereka cenderung lebih reflektif
    Orang yang memilih mandi di malam hari sering memandang waktu malam sebagai kesempatan untuk memproses apa yang telah terjadi sepanjang hari.
    Air hangat, suasana lebih tenang, dan minim distraksi membuat aktivitas mandi menjadi semacam ritual mental untuk berpikir, mengevaluasi keputusan, atau sekadar menenangkan pikiran.
    Secara psikologis, kebiasaan ini sering dikaitkan dengan kecenderungan introspektif—kemampuan untuk melihat ke dalam diri dan merefleksikan pengalaman.

  • Mereka menghargai transisi dan penutupan hari
    Bagi banyak orang, mandi malam bukan hanya membersihkan tubuh, tetapi juga memberi sinyal psikologis bahwa hari telah selesai.
    Psikologi kebiasaan menunjukkan bahwa ritual penutup membantu otak berpindah dari “mode aktif” ke “mode istirahat.”
    Orang dengan kebiasaan ini sering memiliki pola pikir yang menghargai closure atau penyelesaian, baik dalam pekerjaan, hubungan, maupun rutinitas pribadi.

  • Mereka lebih fokus pada kenyamanan jangka panjang
    Mandi pagi memberi manfaat instan: rasa segar dan cepat siap beraktivitas.
    Sebaliknya, mandi malam lebih sering dipilih oleh orang yang memprioritaskan manfaat jangka panjang, seperti tidur lebih nyenyak, tubuh rileks, dan kualitas istirahat yang lebih baik.
    Dalam psikologi keputusan, ini bisa menunjukkan delayed gratification—kemampuan memilih manfaat yang terasa nanti dibanding kepuasan instan.

  • Mereka cenderung tidak suka terburu-buru
    Orang yang mandi pagi sering hidup dengan ritme cepat: bangun, mandi, sarapan, berangkat.
    Sebaliknya, orang yang mandi malam biasanya mengurangi beban rutinitas pagi agar hari dimulai dengan lebih santai.
    Ini bisa menunjukkan preferensi terhadap kontrol waktu dan keengganan memulai hari dalam kondisi tergesa-gesa.

  • Mereka lebih sadar akan kebutuhan relaksasi
    Mandi malam sering dikaitkan dengan self-soothing, yaitu perilaku yang membantu seseorang menenangkan sistem saraf.
    Orang yang menikmati mandi sebelum tidur biasanya lebih sadar bahwa tubuh dan pikiran butuh jeda setelah tekanan harian.
    Psikolog menyebut ini sebagai bentuk emotional regulation sederhana—cara mengelola stres lewat rutinitas yang menenangkan.

  • Mereka cenderung memiliki pola pikir terorganisir
    Meski sering dianggap lebih santai, banyak orang yang mandi malam justru melakukannya sebagai bagian dari sistem hidup yang terstruktur.
    Mereka menyukai gagasan “menyelesaikan persiapan hari berikutnya” sejak malam, sehingga pagi menjadi lebih efisien.
    Cara berpikir seperti ini umum ditemukan pada orang yang menyukai prediktabilitas dan perencanaan.

  • Mereka lebih menghargai ruang pribadi
    Malam hari menawarkan privasi yang lebih besar. Tidak ada tuntutan pekerjaan, pesan masuk berkurang, dan lingkungan cenderung lebih tenang.
    Karena itu, orang yang mandi malam sering menikmati aktivitas ini sebagai waktu personal yang tidak diganggu siapa pun.
    Psikologi menunjukkan bahwa individu yang menghargai solitude sehat biasanya membutuhkan momen sendiri untuk mengisi ulang energi mental.

  • Mereka lebih sensitif terhadap kenyamanan sensorik
    Orang yang mandi malam sering sangat memperhatikan sensasi fisik: tubuh bersih sebelum masuk tempat tidur, aroma sabun, suhu air hangat, dan perasaan rileks setelahnya.
    Hal ini bisa menunjukkan tingkat sensory awareness yang lebih tinggi—kesadaran terhadap detail kecil yang memengaruhi kenyamanan emosional.

  • Mereka cenderung lebih fleksibel terhadap norma umum
    Karena norma sosial di banyak tempat lebih mengutamakan mandi pagi, memilih mandi malam bisa mencerminkan kecenderungan untuk mengikuti apa yang paling cocok secara pribadi, bukan sekadar tradisi.
    Ini menunjukkan independensi psikologis: kemampuan membuat keputusan berdasarkan kebutuhan diri sendiri.

  • Mereka melihat malam sebagai waktu reset
    Bagi sebagian orang, pagi adalah awal baru. Namun bagi pecinta mandi malam, reset justru dimulai sebelum tidur.
    Membersihkan tubuh di malam hari memberi sensasi “menghapus” lelah, stres, dan kekacauan hari itu.
    Secara simbolis, ini menunjukkan cara berpikir yang menyukai pembaruan sebelum memulai bab berikutnya.

Penutup

Pilihan mandi pagi atau malam memang tampak sepele, tetapi psikologi sering menemukan bahwa kebiasaan kecil menyimpan pola preferensi yang lebih besar.
Orang yang mandi di malam hari sering kali lebih reflektif, menghargai ketenangan, menyukai ritual penutup, dan lebih fokus pada kenyamanan jangka panjang.
Tentu, ini bukan label permanen. Tidak semua orang yang mandi malam akan memiliki semua ciri di atas. Namun, kebiasaan sederhana ini menunjukkan satu hal menarik: bahkan rutinitas harian kecil bisa menjadi jendela untuk memahami cara seseorang berpikir dan menjalani hidup.

4 Hal yang Terjadi Jika Kurang Minum Air Putih, Apa Saja?

4 Hal yang Terjadi Jika Kurang Minum Air Putih, Apa Saja?

Tips Cantik dan Sehat –
Meskipun menggunakan krim mahal, kulit Anda tetap bisa terlihat lelah dan kering. Namun, sering kali masalahnya bukan berasal dari produk kosmetik yang digunakan. Beberapa perubahan halus pada kulit mungkin menunjukkan bahwa Anda tidak cukup minum air putih.

Dua pertiga tubuh manusia terdiri dari air, dan sebagian besar dari cairan tersebut terkandung dalam sel-sel kulit. Ketika tubuh kekurangan air, lapisan luar kulit kehilangan kelembapan. Dengan waktu, dehidrasi kronis dapat menyebabkan penuaan dini dan gangguan fungsi kulit. Berikut adalah empat tanda bahwa Anda tidak cukup minum air putih:

1. Kulit terlihat kusam

Tanda-tanda umum meliputi kulit kusam, warna kulit tidak merata, garis-garis halus, pengelupasan, bercak kering, dan berkurangnya elastisitas. Perbedaan utamanya adalah ketika tanda-tanda ini disebabkan oleh dehidrasi, gejalanya bisa muncul dalam semalam.

Sel-sel kulit yang terhidrasi dengan baik menjadi lebih kenyal, sehingga menghasilkan peningkatan yang nyata pada tekstur dan penampilan. Bahkan satu atau dua hari hidrasi yang lebih baik dapat memperbaiki tampilan kulit yang kusam atau lelah.

Pelembap dan krim topikal efektif untuk menghidrasi kulit dan mencegah kehilangan air. Namun, minum air putih yang cukup membantu kulit berfungsi dengan baik dan mendukung pengiriman nutrisi ke sel-sel kulit.

2. Skin barrier melemah

Kulit adalah garis pertahanan pertama tubuh terhadap patogen berbahaya, radiasi UV, dan polutan. Kekurangan hidrasi dapat melemahkan lapisan pelindung kulit atau skin barrier, membuatnya lebih rentan terhadap iritasi, infeksi, dan penuaan dini.

Perawatan kulit yang tepat, makan bergizi, olahraga teratur, dan tidur yang cukup membantu menjaga fungsi pelindung kulit.

3. Penyembuhan lebih lambat

Luka gores dan lecet mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh karena asupan cairan yang optimal sangat penting untuk regenerasi jaringan.

4. Suhu tubuh yang buruk

Saat terhidrasi, Anda dapat berkeringat dan mengarahkan aliran darah ke permukaan kulit untuk melepaskan panas. Sebaliknya, dehidrasi mengurangi produksi keringat dan aliran darah ke kulit, sehingga meningkatkan kerentanan terhadap kepanasan.

Kesimpulannya, disarankan untuk memprioritaskan minuman tanpa pemanis seperti air putih, teh herbal, dan susu. Jika Anda banyak berkeringat karena cuaca panas atau aktivitas fisik yang berat, pertimbangkan untuk menambahkan elektrolit ke dalam air minum agar tetap terhidrasi dengan baik.

4 Perubahan Wajah yang Mengindikasikan Kekurangan Protein

4 Perubahan Wajah yang Mengindikasikan Kekurangan Protein

Tips Cantik dan Sehat

Jika wajah Anda terlihat sedikit berbeda akhir-akhir ini, biasanya dikaitkan dengan stres, penuaan, atau produk perawatan kulit yang kurang cocok. Meski begitu, nutrisi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kecantikan wajah. Salah satu nutrisi yang sangat penting adalah protein.

Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan di seluruh tubuh, termasuk kulit, rambut, dan otot yang membentuk wajah. Ketika Anda kekurangan protein, terutama dalam jangka waktu lama, beberapa perubahan wajah ini mungkin mulai terlihat. Berikut empat perubahan wajah yang menandakan Anda kekurangan protein:

  • Rambut rontok
    Salah satu tanda paling mencolok dari kadar protein rendah adalah perubahan pada rambut. Folikel rambut sangat sensitif terhadap ketersediaan protein karena tidak dianggap sebagai jaringan vital sehingga tubuh akan mengurangi prioritasnya ketika asupan protein menurun. Hal ini dapat mengakibatkan peningkatan kerontokan rambut, peningkatan kerapuhan, atau tekstur rambut yang lebih kusam. Sebagian alasannya adalah keratin, protein struktural utama yang membentuk rambut. Ketika asupan protein rendah, tubuh memiliki lebih sedikit bahan pembangun untuk menjaga helaian rambut tetap kuat dan sehat, rambut bisa menjadi lebih rentan rontok.

  • Kulit kering
    Protein juga mendukung kolagen, membantu kulit tetap kencang dan elastis. Jika asupan protein secara konsisten terlalu rendah, produksi kolagen dapat melambat. Kekurangan protein dapat membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari, lebih kering, dan meningkatkan visibilitas garis-garis halus.

  • Wajah terlihat cekung
    Protein penting untuk menjaga massa otot. Jika Anda tidak mendapatkan cukup nutrisi ini, tubuh akan mulai memecah jaringan otot untuk menghasilkan energi. Pemecahan ini dapat memengaruhi struktur wajah. Kehilangan massa otot akibat asupan protein yang tidak mencukupi memengaruhi wajah sama seperti memengaruhi bagian tubuh lainnya. Tampilan cekung di sekitar pelipis dan pipi sering kali tidak begitu berkaitan dengan penuaan, melainkan disebabkan oleh hilangnya otot dan kolagen.

  • Pembengkakan
    Dalam beberapa kasus, kadar protein yang rendah dapat menyebabkan pembengkakan. Hal ini berkaitan dengan protein yang disebut albumin, yang membantu menjaga cairan tetap berada di tempatnya yakni di dalam pembuluh darah. Ketika kadar albumin menurun, keseimbangan ini terganggu. Cairan dapat bocor ke jaringan sekitarnya dan menumpuk di sana, yang dapat muncul sebagai pembengkakan.

Pentingnya Protein untuk Kesehatan Wajah

Protein bukan hanya penting untuk fungsi tubuh secara keseluruhan, tetapi juga berperan besar dalam menjaga kecantikan wajah. Dengan memastikan asupan protein yang cukup, Anda bisa mencegah berbagai masalah kulit dan rambut yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi. Selain itu, protein juga membantu memperkuat struktur kulit dan menjaga elastisitasnya, sehingga wajah tetap terlihat segar dan sehat.

Untuk menjaga keseimbangan protein dalam tubuh, pastikan Anda mengonsumsi sumber protein berkualitas seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk olahan kedelai. Dengan pola makan yang seimbang dan rutin melakukan perawatan kulit, Anda bisa menjaga kesehatan dan kecantikan wajah secara alami.

Penyakit jantung muncul di usia muda, pasien 30 tahun meningkat

Penyakit jantung muncul di usia muda, pasien 30 tahun meningkat

Pentingnya Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit Jantung

Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung masih perlu ditingkatkan, terutama di kalangan usia muda yang sering kali mengabaikan gejala awal penyakit kardiovaskular. Konsultan Ahli Jantung dari CVSKL Malaysia, Dr Wan Faizal Wan Rahimi Shah, menekankan pentingnya pemeriksaan awal dalam mengatasi penyakit jantung.

Menurutnya, banyak pasien datang dalam kondisi yang sudah cukup parah karena terlambat melakukan pemeriksaan awal. Ia menjelaskan bahwa tindakan pencegahan sebenarnya tidak sulit dilakukan jika masyarakat mulai peduli terhadap pola hidup sehat sejak dini.

“Jika tidak ada tindakan awal, pastinya penyakit itu akan menjadi lebih parah. Padahal tindakan awal itu kadang hanya memerlukan perubahan gaya hidup atau obat tertentu seperti penurun kolesterol,” ujarnya saat ditemui.

Dr Wan Faizal juga menegaskan bahwa anak muda tidak perlu takut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter. Tujuan konsultasi medis bukan untuk menakut-nakuti pasien, melainkan membantu menemukan solusi terbaik.

“Dokter itu bukan untuk membuat pasien takut, tetapi membantu. Jadi orang muda jangan risau untuk melakukan pemeriksaan,” katanya.

Langkah Pencegahan Sederhana

Langkah pencegahan penyakit jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta mengontrol pola makan. Selain itu, pasien dengan faktor risiko seperti tekanan darah tinggi maupun pra-diabetes juga perlu mendapatkan pengawasan dan penanganan lebih dini agar tidak berkembang menjadi penyakit serius.

“Jika ada risiko tertentu seperti gula darah sudah pra-diabetes atau tekanan darah terlalu tinggi, biasanya dokter akan memberikan obat tertentu untuk membantu mengurangi risikonya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pasien tetap memiliki hak memilih metode perawatan yang dirasa paling sesuai. Namun demikian, dokter akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan hasil pengobatan berjalan optimal.

Partisipasi Masyarakat Indonesia

Menariknya, ia menyebut sekitar 40 persen pasien yang ditangani oleh CVSKL berasal dari Indonesia, dengan rentang usia mulai dari 30 tahun hingga lanjut usia di atas 80 tahun. “Hasil perawatan biasanya cukup baik, terutama jika penyakit ditemukan lebih awal dan pasien disiplin menjalani kontrol,” ungkapnya.

Perkembangan teknologi medis saat ini turut meningkatkan keberhasilan penanganan penyakit jantung. Menurutnya, fasilitas kesehatan yang memiliki teknologi modern mampu memberikan hasil perawatan yang lebih maksimal dan tahan lama.

“Target saya kalau melakukan tindakan kateter itu cukup sekali saja, hasilnya bagus dan pasien tidak perlu menjalani tindakan berulang,” katanya.

Edukasi Kesehatan di Kalangan Masyarakat

Sebagai bentuk edukasi kesehatan kepada masyarakat Indonesia, CVSKL juga menggelar kegiatan bertajuk "Kenali Kesehatan Jantung Anda" di Ibis Styles Simpang Lima, Sabtu (16/5/2026). Seminar kesehatan tersebut membahas pentingnya deteksi dini dan penanganan penyakit jantung secara tepat.



Segera Hindari! 5 Kebiasaan yang Picu Stres

Segera Hindari! 5 Kebiasaan yang Picu Stres

Tips Cantik dan Sehat

Tahukah kamu, bahwa perilaku kecil seperti menggulir media sosial atau sering memeriksa notifikasi berita ternyata bisa membuat kita stres. Dalam rutinitas sehari-hari, kita sering kali tidak menyadari bahwa kebiasaan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik.

Stres dapat diibaratkan sebagai kebocoran kecil yang tidak terlihat, tetapi jika dibiarkan, akan semakin parah. Karena sudah menjadi bagian dari kebiasaan, banyak orang cenderung mengabaikannya. Namun, efeknya bisa menumpuk dan akhirnya memengaruhi kesejahteraan keseluruhan.

Berikut adalah 6 kebiasaan buruk yang dapat merusak kesehatan otak dan harus dihindari:

  • Memeriksa notifikasi berita secara terus-menerus
    Ada perbedaan antara tetap mendapat informasi dan terlalu kewalahan dengan berita. Membiarkan notifikasi berita berulang kali masuk dapat mengganggu fokus dan memaksa otak untuk terus beradaptasi. Banyak orang tidak menyadari bahwa hal ini bisa menjadi sumber stres, meskipun tidak terasa langsung.

  • Memulai hari dengan terburu-buru
    Mengawali hari dengan tergesa-gesa, seperti memeriksa ponsel terlebih dahulu, bisa membuat pikiran menjadi penuh dan tidak siap menghadapi aktivitas harian. Hal ini bisa mengurangi kemampuan otak untuk berpikir jernih dan efisien.

  • Jadwal yang terlalu padat
    Meski jadwal yang padat terlihat mengesankan, namun bisa berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Otak tidak memiliki waktu untuk beristirahat dan menyelesaikan satu aktivitas sebelum beralih ke yang lain. Ini bisa memicu kelelahan dan penurunan produktivitas.

  • Kebiasaan doomscroll di malam hari
    Menggulir layar ponsel di malam hari sering dianggap sebagai cara untuk bersantai, tetapi konten yang dikonsumsi biasanya tidak ringan. Informasi yang berlebihan bisa membuat otak tetap aktif padahal seharusnya sedang beristirahat. Ini bisa mengganggu kualitas tidur dan meningkatkan tingkat stres.

  • Makan sambil melakukan hal lain
    Kebiasaan makan sambil bekerja atau menonton TV, serta menggunakan ponsel, tidak disarankan. Hal ini dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan tubuh untuk beristirahat, pulih, dan mencerna makanan. Akibatnya, kesehatan pencernaan dan metabolisme bisa terganggu.

  • Tidak memberi waktu untuk istirahat
    Ketika otak terus-menerus bekerja tanpa jeda, kemampuan kognitif dan emosional bisa menurun. Istirahat yang cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan mental dan fisik.

Dengan mengenali dan menghindari kebiasaan-kebiasaan ini, kita bisa menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kualitas hidup. Mulailah dengan langkah kecil, seperti membatasi waktu penggunaan ponsel, merencanakan jadwal harian dengan lebih bijak, dan memberi waktu untuk istirahat. Dengan begitu, kita bisa tetap cantik dan sehat secara alami.

JESTHAM Brightening Body Booster: Serum Revolusioner untuk Kulit Cerah dan Sehat

JESTHAM Brightening Body Booster: Serum Revolusioner untuk Kulit Cerah dan Sehat

Tips Cantik dan Sehat untuk Kulit Tubuh yang Lebih Cerah

Kulit tubuh yang kusam, kering, atau tidak merata warnanya seringkali mengganggu kepercayaan diri. Jika kamu mencari solusi perawatan tubuh yang efektif namun tetap lembut, JÈSTHAM Brightening Body Booster bisa menjadi jawabannya! Serum inovatif ini menggabungkan kekuatan bahan-bahan aktif premium seperti Niacinamide, Alpha Arbutin, dan Ceramide untuk memberikan hasil nyata dalam mencerahkan, melembapkan, dan memperbaiki tekstur kulit.

Apa Itu JÈSTHAM Brightening Body Booster?

JÈSTHAM Brightening Body Booster adalah serum khusus tubuh yang diformulasikan untuk mencerahkan kulit secara merata dengan mengurangi hiperpigmentasi dan noda hitam, melembapkan kulit secara intensif sehingga mencegah kekeringan dan pengelupasan, memperkuat skin barrier agar kulit terlindungi dari iritasi dan polusi, serta menghaluskan tekstur kulit sehingga terasa lebih lembut dan kenyal. Dengan kombinasi manfaat ini, serum ini menjadi solusi lengkap untuk perawatan kulit tubuh yang lebih sehat dan bercahaya.

Dengan tekstur ringan yang cepat menyerap, serum ini bekerja lebih dalam dibandingkan lotion biasa, memberikan hasil yang lebih cepat dan maksimal!

Kandungan Aktif yang Membuat Produk Ini Istimewa

JÈSTHAM Brightening Body Booster diperkaya dengan bahan-bahan high-performance yang sudah teruji klinis:

  • Niacinamide – Mencerahkan kulit, mengurangi kemerahan, dan mengontrol minyak berlebih.
  • Alpha Arbutin – Menghambat produksi melanin, efektif memudarkan bekas luka dan flek hitam.
  • Ceramide – Memperbaiki skin barrier, menjaga kelembapan, dan mencegah iritasi.
  • Glycyrrhiza Glabra Root Extract (Licorice Root) – Menenangkan kulit dan memiliki efek anti-inflamasi.
  • Hydrogenated Castor Oil – Melembapkan sekaligus memberikan efek glowing alami.

Bonus: Kandungan Biotin, Folic Acid, dan Arachis Hypogaea Oil memberikan nutrisi ekstra untuk kulit tetap sehat dan elastis!

Manfaat Lengkap JÈSTHAM Brightening Body Booster

JÈSTHAM Brightening Body Booster menawarkan manfaat lengkap untuk perawatan kulit tubuh, mulai dari mencerahkan dan meratakan warna kulit berkat kombinasi Alpha Arbutin dan Niacinamide yang bekerja efektif dalam 4-8 minggu pemakaian rutin, melembapkan kulit selama 24 jam tanpa rasa lengket melalui kandungan Ceramide dan Hyaluronic Acid, hingga memperbaiki skin barrier sehingga cocok untuk kulit sensitif dan melindungi dari iritasi. Serum ini juga membantu mengangkat sel kulit mati secara lembut dengan Citric Acid untuk tekstur kulit yang lebih halus, serta telah terdaftar BPOM dan bebas parabens sehingga aman digunakan tanpa risiko iritasi.

Cara Pakai Untuk Hasil Maksimal

Kamu bisa mencampurkan 2-3 tetes serum dengan lotion favorit lalu mengaplikasikannya ke seluruh tubuh setelah mandi, atau mengoleskannya langsung pada area yang lebih gelap seperti siku dan lutut sebelum tidur untuk perawatan intensif. Agar hasilnya optimal, disarankan menggunakan serum ini secara rutin 3-4 kali dalam seminggu untuk melihat perubahan nyata pada kulit tubuhmu.

Di Mana Beli JÈSTHAM Brightening Body Booster?

Kamu bisa mendapatkan produk asli melalui official store JÈSTHAM di berbagai platform e-commerce berikut:

  • Shopee: Jestham Official Store
  • Lazada: JESTHAMTIOS
  • Akulaku: Jestham Official Store
  • Blibli: JESTHAMTIOS
  • TikTok Shop: @jestham.tios
  • Website Resmi: www.jestham.com hanya dengan satu kali klik untuk mendapatkan JÈSTHAM Brightening Body Booster.

Pastikan selalu membeli melalui channel resmi untuk mendapatkan produk original dan garansi kualitas terbaik dari JÈSTHAM!

Mengapa Memilih JÈSTHAM?

Memilih JÈSTHAM Brightening Body Booster adalah pilihan tepat karena produk ini menghadirkan kualitas brand lokal dengan formula canggih berstandar internasional, dikemas dalam ukuran praktis 20ml yang mudah dibawa traveling, serta telah terbukti memberikan hasil nyata dalam 1 bulan pemakaian dimana banyak pengguna melaporkan perubahan signifikan pada kulit mereka.

JÈSTHAM Brightening Body Booster adalah investasi wajib untukmu yang ingin kulit tubuh lebih cerah, lembap, dan sehat tanpa harus ke salon. Dengan bahan aktif yang targeted dan harga ramah kantong, produk ini layak masuk dalam rutinitas perawatanmu!

Back To Top